You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Wonoharjo
Wonoharjo

Kec. Wonogiri, Kab. Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah

Pemberantasan Sarang Nyamuk Oleh Jumantik

Administrator 17 Maret 2024 Dibaca 10 Kali
Pemberantasan Sarang Nyamuk Oleh Jumantik

WONOGIRI, wonoharjo-wonogiri.wonogirikab.go.id – (Minggu, 17/03/2024) Pemberantasan Sarang Nyamuk adalah upaya pemerintah yang bertujuan untuk memberantas nyamuk  Demam Berdarah Dengue (DBD). Kegiatan ini rutin dilakukan di Desa Wonoharjo. Para juru pemantau jentik dengan siap siaga rutin berkunjung ke rumah-rumah warga untuk memantau jentik-jentik. Dengan bekal senter ajaib, mereka memeriksa bak mandi, ember, dan genangan air yang berada di sekitar rumah warga. Apabila ditemukan jentik-jentik mereka segera membuangnya. Pemerintah berharap masyarakat dengan kesadaran dirinya mau untuk melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk secara mandiri. 

Berikut ini adalah cara mencegah DBD yang dapat kita lakukan secara bersama di lingkungan sekitar kita dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Langkah ini biasa disebut dengan 3M Plus, yaitu:

  1. 1.   Menguras

Jentik nyamuk  Aedes Aegypti berkembang biak di genangan air bersih. Nah, untuk menghentikan siklus hidup nyamuk ini, hal yang perlu dilakukan adalah rajin menguras atau membersihkan tempat penampungan air, seperti bak mandi, drum air, atau toren air. Perhatikan juga benda-benda di luar rumah yang bisa menampung air hujan, misalnya tumpukan kaleng bekas atau ember. Tentunya ini perlu dilakukan lebih sering selama musim hujan.

  1. Menutup/mengubur

Tempat atau barang yang bisa menjadi wadah genangan air juga sebaiknya ditutup untuk menghalangi nyamuk berkembang biak di dalamnya. Apabila yang bisa menjadi wadah penampungan air adalah barang-barang bekas yang sudah tidak lagi terpakai, sebaiknya buang atau kubur barang-barang tersebut.

  1. Mendaur ulang

Barang bekas yang masih bisa digunakan lagi atau diolah sebagai bahan baku industri bisa dikumpulkan, kemudian dibawa atau dijual ke tempat penampungan dan daur ulang. Bahkan, bisa pula berkreasi sendiri dengan barang-barang bekas, misalnya membuatnya menjadi pot tanaman, celengan, tempat pensil, atau mainan anak.

Sedangkan kata “Plus” yang dimaksud dalam “3M Plus” adalah langkah-langkah tambahan untuk memaksimalkan upaya pencegahan DBD, antara lain:

  1.  Menggunakan obat anti nyamuk untuk mencegah gigitan nyamuk, misalnya dalam bentuk losion, semprot, atau elektrik
  2. Memasang kawat kasa pada jendela dan lubang ventilasi
  3. Merapikan tumpukan pakaian kotor agar tidak menjadi tempat persembunyian nyamuk
  4. Menaruh pakaian kotor di dalam keranjang cucian yang bertutup
  5. Memelihara tanaman pengusir nyamuk di sekitar rumah, seperti lavender atau kayu manis

(Dikutip dari https://www.alodokter.com/langkah-pencegahan-dbd-dengan-3m-plus-dan-vaksin-dbd)

(Penulis : Dellawati Saralas, S.Pd.)

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan