You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Wonoharjo
Wonoharjo

Kec. Wonogiri, Kab. Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah

Budidaya Tanaman Cincau Sebagai Program Unggulan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Good Real

Administrator 08 Desember 2024 Dibaca 11 Kali
Budidaya Tanaman Cincau Sebagai Program Unggulan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Good Real

WONOGIRI, wonoharjo-wonogiri.wonogirikab.go.id – (Minggu, 08/12/2024) Kampung Keluarga Berkualitas dibentuk untuk meningkatkan SDM dan kesejahteraan melalui perbaikan kualitas hidup keluarga dalam berbagai aspek. Beberapa program yang ada di Kampung KB adalah data dan dokumen kependudukan, komunikasi perubahan perilaku, layanan kesehatan dan KB-KR, pendampingan & layanan stunting, akses pendidikan, jaminan dan perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan penataan lingkungan. Kampung KB Good Real telah menjalankan kegiatan seperti Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), Rumah Data Kependudukan Kampung KB, dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA).

Dalam bidang pemberdayaan ekonomi Kampung KB Good Real mempunyai program unggulan yaitu budidaya tanaman cincau hijau. Tanaman cincau hijau (Cyclea Barbata) adalah tanaman yang sangat mudah untuk dikembangbiakkan yaitu dengan cara vegetatif atau melalui stek batang. Dengan kelembaban tanah yang ideal dan air yang cukup tanaman ini akan sangat mudah untuk tumbuh. Tanaman cincau kaya akan zat flavonoid dan alkaloid yang dapat berperan sebagai anti-hepatotoksik, anti-HIV 1, anti-tumor, anti-inflamasi dan dapat memberikan efek vasodilatasi terhadap pembuluh darah yang membantu melindungi fungsi jantung. 

Cara membuat minuman dari daun cincau ini cukup mudah, yakni dengan memeras sari dari daun cincau yang sudah tua (berwarna hijau tua/gelap). Daun cincau yang sudah tua ditaruh dalam wadah kemudian tuang air hangat ke dalam wadah tersebut secukupnya. Remas daun cincau sampai mengeluarkan busa atau sari cincau. Pastikan sari cincau keluar sampai habis. Jika dirasa sudah tidak ada sarinya maka daun cincau bisa dibuang. Setelah proses pemerasan sari cincau selesai selanjutnya saring sari cincau tersebut menggunakan saringan agar tidak tercampur sobekan daun dan menjadi lembut. Diamkan sari daun cincau yang telah disaring selama kira-kira setengah jam sampai teksturnya menjadi seperti jelly/agar-agar. Sari daun cincau siap dinikmati dengan dicampur es, santan dan gula jawa. Kader kesehatan di Dusun Ngasinan biasanya menyajikan minuman ini ketika kegiatan posyandu. Selain menyegarkan, minuman sari daun cincau ini sangat bermanfaat bagi tubuh kita. 

Saat ini tanaman cincau sedang dalam tahap dibudidayakan dan belum bisa dijual dalam jumlah banyak karena keterbatasan jumlah. Namun ke depannya diharapkan tanaman cincau ini bisa menjadi penyokong ekonomi masyarakat sekitar. Dibutuhkan dukungan dari masyarakat agar tujuan dari salah satu program Kampung KB Good Real ini bisa tercapai. 

(Penulis: Dellawati Saralas, S.Pd.)

Source: https://download.garuda.kemdikbud.go.id dalam artikel pemanfaatan, budidaya serta pengolahan daun cincau

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan